Ekonomi Mikro Semester 2 TUGAS 2

Nama: Andi Talitha Salsabila

Kelas: A

Nim: 240907502008

Mata kuliah: Ekonomi Mikro


ECONOMIES OF SCALE

Pengertian:

Economies of scale, atau skala ekonomi, adalah konsep di mana biaya rata-rata produksi per unit menurun seiring dengan meningkatnya volume produksi. Dengan kata lain, semakin besar jumlah barang atau jasa yang diproduksi, semakin rendah biaya yang dikeluarkan untuk setiap unitnya. Hal ini terjadi karena biaya tetap dapat tersebar lebih luas dan efisiensi operasional meningkat.

Manfaat:

  • Peningkatan efisiensi produksi Dengan menghasilkan lebih banyak barang atau layanan, biaya rata-rata produksi cenderung menurun, sehingga perusahaan dapat memproduksi barang dengan biaya yang lebih rendah.
  • Harga yang lebih kompetitif  Dengan mengurangi biaya produksi, perusahaan dapat menawarkan produk dengan harga yang lebih kompetitif di pasar, yang dapat meningkatkan daya saingnya.
  • Peningkatan profitabilitas Dengan menurunkan biaya produksi per unit, perusahaan dapat meningkatkan margin keuntungan mereka, yang pada gilirannya meningkatkan profitabilitas mereka.
  • Inovasi Economies of scale juga dapat memungkinkan perusahaan untuk mengalokasikan lebih banyak sumber daya ke penelitian dan pengembangan produk baru atau inovasi lainnya.
Dampak:

Daya saing meningkat: Perusahaan dapat bersaing dengan kompetitor karena biaya produksinya lebih rendah. 
Efektivitas investasi: Perusahaan dapat menginvestasikan penghematan produksi skala besar ke bidang-bidang strategis, seperti penelitian dan pengembangan, perbaikan infrastruktur, atau penaklukan pasar baru. 
Stabilitas keuangan: Perusahaan dapat mempertahankan harga produk tetap, sehingga keuangan perusahaan stabil. 
Ekspansi bisnis: Perusahaan dapat berekspansi karena keuntungan yang didapat lebih besar. 
Peningkatan upah pekerja: Perusahaan dapat meningkatkan upah pekerja sebagai bentuk kesejahteraan. 
Peningkatan kualitas operasional: Perusahaan dapat fokus pada operasionalnya sehingga lebih berkualitas.

Jenis Jenis:

  • Internal Economies of Scale Terjadi ketika biaya produksi menurun karena peningkatan efisiensi di dalam perusahaan. Contohnya termasuk efisiensi operasional, teknologi yang lebih baik, dan penghematan dalam pembelian bahan baku dalam jumlah besar.
  • External Economies of Scale Merujuk pada penurunan biaya produksi yang terjadi karena faktor-faktor eksternal di luar kendali perusahaan. Ini bisa terjadi karena keberadaan kluster industri di suatu wilayah atau akses yang lebih baik ke infrastruktur yang diperlukan.
  • Diseconomies of Scale Ini adalah kebalikan dari economies of scale, di mana biaya produksi per unit meningkat seiring dengan peningkatan skala produksi.
Faktor:
  • Penggunaan teknologi canggih
  • Pembagian biaya tetap di antara unit produksi
  • Pengurangan harga barang mentah dan kebutuhan produksi lain
  • Peningkatan efisiensi kerja di dalam aktivitas operasional
  • Produk sampingan (by products) diproduksi
  • Mendorong perkembangan usaha lain
  • Aglomerasi industri dan pabrik
  • Keringanan biaya pajak yang diberlakukan oleh perusahaan
Contoh kasus:

Pertamina - Industri Minyak & Gas

Kasus: Pertamina sebagai perusahaan minyak nasional Indonesia mengelola produksi dan distribusi BBM di seluruh negeri.
Economies of Scale:
•Dengan kapasitas produksi yang besar, biaya eksplorasi dan pengolahan minyak per barel menjadi lebih murah.
•Infrastruktur seperti kilang minyak dan jaringan distribusi yang luas membantu efisiensi operasional.
•Skala besar memungkinkan mereka menawarkan harga BBM yang lebih kompetitif dibandingkan perusahaan minyak kecil.


DISECONOMIES OF SCALE

Pengertian:

Dseconomies adalah kerugian biaya yang dialami pelaku ekonomi karena peningkatan ukuran organisasi atau output, sehingga menghasilkan produksi barang dan jasa dengan biaya per unit yang meningkat. Konsep skala diseconomies adalah kebalikan dari skala ekonomi.


Dampak:

Diseconomies of Scale adalah kondisi di mana peningkatan skala produksi justru menyebabkan kenaikan biaya per unit, sehingga menurunkan efisiensi perusahaan. Berikut adalah beberapa dampak utama dari diseconomies of scale:

Peningkatan Biaya Produksi:
Ketika perusahaan terlalu besar, biaya per unit produksi bisa meningkat akibat ketidakefisienan dalam manajemen, komunikasi, atau koordinasi antar departemen.
Penurunan Produktivitas Karyawan:
Dengan semakin banyak karyawan, koordinasi kerja menjadi lebih kompleks, sering terjadi birokrasi yang berlebihan, serta meningkatnya konflik dan miskomunikasi yang menghambat produktivitas.
 Lambat dalam Pengambilan Keputusan:
Perusahaan besar biasanya memiliki banyak lapisan manajemen, yang memperpanjang proses pengambilan keputusan dan mengurangi fleksibilitas dalam merespons perubahan pasar.
Kurangnya Inovasi dan Kreativitas:
Birokrasi yang kompleks dapat menghambat inovasi, karena ide-ide baru harus melalui banyak tahapan persetujuan sebelum bisa diterapkan.
Biaya Operasional yang Meningkat:
Semakin besar perusahaan, semakin banyak biaya yang diperlukan untuk administrasi, komunikasi, koordinasi antar tim, serta sistem manajemen yang lebih kompleks.

Posting Komentar

0 Komentar